"Perempuan Perspektif Al-Quran

Oleh : Astri Apriliani
Pengurus KOPR PK PMII INAIS BOGOR

Assalmualaikum Wr, Wb
   Salam sejahtera untuk kita semua semoga kita selalu dalam lindungan dan rahmat serta magfiroh ALLAH SWT, Shallawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan pada baginda alam yakni habibana wanabiyana Mahammad SAW. 
    Baiklah sahabat sahabat ku sekalian di sini saya akan menuangkan tulisan saya mengenai tentang "Perempuan Perspektif Al-Quran" disini kita akan melihat bagaiman perempuan yang di maksud dalam Al-Quran. 
   Sejarah bagus perempuan yaitu pada tafsir yang menjelaskan bahwa di ciptakan nya perempuan dari tulang rusuk laki-laki. Manusia di ciptakan secara utuh tetapi ada sejarah yang mengatakan bahwa terciptanya perempuan sebagai malapetaka. 
Tipe perlakuan perempuan yang di jelaskan dalam Al Qur'an :
1. Tipe perempuan dengan kepribadian kuat (tipe ini diwakili oleh siti Asiyah, istri Fir'aun yang dimana siti Asiyah ini selalu berada dalam cengkraman Fir'aun tetapi dia tetap teguh dan kuat menjaga akhlak dan harga dirinya sebagai seorang muslim) 
 2. Tipe perempuan yang berusaha menjaga kesucian dirinya (tipe ini diwakili oleh siti maryam, Maryam adalah seorang perempuan suci yang tidak pernah di sentuh oleh seorang laki-laki) dijelaskan dalam surat maryam ayat : 20. 
3. Tipe perempuan penghasut,menebar fitnah (tipe ini diwakili oleh Hindun, istrinya abu lahab Al Qur'an menjuluki wanita ini sebagian wanita "pembawa kayu bakar"  atau wanita penyebar fitnah dan pemusuhan) dijelaskan dalam Q. S Al Lahab : 1-5)
 4. Tipe perempuan penggoda (tipe ini diwakili oleh Siti Zulaikah,yang menggoda nabi Yusuf. Sehingga petualangan Zulaikah  dalam menggoda nabi Yusuf  di jelaskan dalam Al Qur'an  surat Yusuf : 23
Tinjauan makna umum perempuan dalam Al Qur'an :
 • pertama : Menggunakan lapaz Al Mar'ah, lapaz ini terulang sebanyak 38 kali. Redaksi ini perempuan diperuntukkan sebagai. 
 a)  Saksi ( Al Baqarah : 282)
 b) Dikondisikan mandul ( Maryam : 5)
 c)  Kondisikan mahluk yang lemah ( Yusuf : 30 dan At Tahrim : 10) 
 d)  Kondisi keimanan yang kuat ( At Tahrim : 11 dan Al Qososh : 10)
 e)  Perempuan bisa bekerja di luar rumah ( Al Qososh : 23) 
 • Kedua : lapaz Al Nisa,  Perempuan membutuhkan perlindungan (  Al Baqarah : 49) dan perempuan yang taat pada Allah  ( An Nisa : 34) 
a)  Wanita sebagai hawa nafsu untuk suami, An Nisa juga di temukan dalam surat An Nur : 133 yang memerintahkan wanita untuk berpakaian yang baik, dan di perjelas dengan ancaman bagi wanita yang menutup Aurat tetapi seperti membuka aurat. 
b)  Perempuan membutuhkan perlindungan Kaum perempuan diciptakan oleh Allah SWT sebagai makhluq yang mulia, tetapi peradaban kaum perempuan zaman dahulu tidak semulia fitrahnya. Sebagaimana sejarah telah mencatat tentang sejarah peradaban kaum perempuan, bahwa kaum perempuan zaman tidak lebih dari sekedar barang dagangan, harta warisan,dan yang kejam adalah bahwa mereka dianggap hanya sebatas pemuas nafsu saja. 
c)  Perempuan bukan harta warisan 
d)  Istri yang sholehah adalah yang taat kepada allah Swt 
e)  Perempuan sebagai ladang bagi laki-laki (suami) 
• Ketiga : Konsep perempuan berdasarkan redaksi lafadz zaujah Lafadz zauj ( zaujah ) yang digunakan dalam al-Qur‟an pada umumnya mengandung pengertian pasangan. Disebutkan dalam al-Qur‟an zauj atau zaujah sebagai pasangan yang berupa dua benda ( makhluq ) dengan jenis yang berbeda. Lafadz zauj mencakup dua arti, arti laki-laki dan atau perempuan. sedangkan penggunaan lafadz zauj untuk menyebutkan kaum perempuan mengandung beberapa makna sebagai berikut :
a)  Perempuan dikodratkan untuk mengandung ( hamil ) 
Perempuan merupakan makhluq yang dipilih oleh Allah SWT sebagai perantara lahirnya umat manusia di dunia ini yakni dengan dikaruniainya rahim sebagai tempat mula tumbuh dan berkembangnya janin. (Q. S Al Anbiya : 90)
b)  Perempuan bukan senjata sytan ( Al A'raf :19)
sedikit kutipan hadis cinta dan sayang wanita (kondisi perempuan pra islam) 
1. Peciptaan perempuan Perempuan tercipta dari tulang rusuk laki laki. Tuling rusuk ini tulang yang paling bengkok dan yang paling atas sehingga perempuan sering di katakan bengkok dalam segala hal baik perasaan maupun tingkah laku. 
2. Kedudukan perempuan / ibu, selalu di katakan bahwa sumber kebahagiaan dan sumber kehidupan adalah perempuan, karena "surga itu di bawah telapak kaki ibu". 
3. Perempuan adalah kunci kebaikan, karena baiknya suami dan kesuksesan suami adanya di dalam perempuan 
4. Kekurangan dan kelebihan perempuan, "janganlah seorang mu'min membenci suatu mu'min, jika ia tidak menyukai ahlaknya, hendaklah ia menyayangi ahlak yang lainnya". 
5. Keutamaan mendidik perempuan, "barang siapa yang memelihara dua anak perempuan hingga dewasa,  maka dia akan datang di hari kiamat bersamaku".  (HM. Muslim) 
6. Perempuan sumber kebahagiaan dan prisai dari api neraka. 
   Sekian Resume saya pada kali ini semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.
Wallahulmuwafiq i'lla aqwamithariq
Wassalamu'alaikum Wr, Wb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEORGANISASIAN DAN SEJARAH PMII

"implementasi Manhajul Fikr Ke dalam Manhajul Harokah"

ASWAJA DALAM RUANG LINGKUP PMII