"implementasi Manhajul Fikr Ke dalam Manhajul Harokah"

IMPLEMENTASI MANHAJUL FIKR KE DALAM MANHAJUL HAROKAH
Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Sahabat/i...
Nampaknya kita sebagai kaum pergerkan serta kaum akademisi sudah tak asing dengan berbagai informasai di media sosial dan gerakan yang mesti dilakukan untuk menyikapi berbagai informasi tersebut. Namun akhir-akhir ini kita kembali dikagetkan sekaligus sebagai tamparan peringatan kepada kita terkhusus yang berada dalam naungan organisasi pergerakan. Hal ini saya ingin tepatkan sasaran bahasan pada kaum pergerakan yang terhimpun dalam naungan pergerakan mahasiswa islam indonesia.
Dalam pergerakan mahasiswa islam indonesia terdapat dua paradigma penting yang menjadi acuan anggota atau kader pergerakan, yakni “manhajul fikr dan manhajul harokah”
Manhajul fikr merupakan jalan berfikirnya kaum pergerakan mahasiswa islam indonesia sedangkan manhajul harokah merupakan jalan bergeraknya. Dalam hal ini kita sudah sering diajarkan terkait manhajul fikr, bahka kita dituntut untuk hafal, paham serta bisa mengaplikasikannya ke dalam manhajul harokah.
Dengan demikian, berhubung dengan berbagai informasi serta peristiwa atau venomena alam yang akhir-akhir sedeang melanda bangsa kita, maka kita sebagai kaum akademisi serta kaum pergerakan yang tergabung dalam organisasi pergerakan mahasiswa islam indonesia sudah saatnya tidak lagi terus belajar memahami manhajul fikr saja tapi bagaiman manhajul fikr itu dapat diimplementasikan ke dalam manhajul harokah.
Saya akan kutip sebuah hadits yang apabila diartikan secara tekstual, tidak akan ditemukan  kesinambungannya dengan jalan berfikir dan jalan bergeraknya kaum pergerakan mahasiswa islam indonesia, namun yang perlu kita belajar dari hadits ini adalah makna filosofis yang terkandung di dalamnya :
Sahabat/i...
Dalam hadits yang saya maksud adalah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Bukhori. Rasulullah SAW pernah bersabda :
خيركم من تعلم القرآن وعلمه
Dari hadits pendek ini memberikan arti yang bermakna filosofis, bahwa sebaik-baiknya kalian (kaum pergerakan) adalah orang yang belajar al-quran (belajar manhajul fikr) dan mengamalkannya (dan mengaplikasikannya)
Berdasarkan makna filosifis dari hadits pendek diatas, menurut saya sangat tepat dengan yang sampai saat ini dijadikan acuan berfikir dan geraknya kader pergerakan mahasiswa islam indonesia.
Dengan demikian, yang terlihat pada saat ini di sebagian cabang komisariat pergerakan mahasiswa islam indonesia (terkhusus yang ada di kabupaten bogor) sudah mulai menurun dalam ruang lingkup geraknya, karena salah satu alasan yang tak dapat terbantahkan adalah aturan protokol kesehatan yang harus ditaati. Namun saya rasa itu tidak menjadi alasan yang dapat melarang semua bentuk pergerakan, karena  jika dikaitkan dengan era digitalisasi, maka ruang gerak kader pergerakan mahasiswa islam indonesia tidak akan terbatasi oleh aturan yang ada.
Sahabat/i...
Saya akan kutipkan lagi sebuah hatdits yang semoga dengannya dapat membangkitkan semangat serta antusias kita sebagai kaum pergerkan mahasiswa islam indonesia dalam pengabdian kepada agama, bangsa, negara dan terkhusus kepada masyarakat.
Hadits ini diriwayatkan oleh Thabrani dan Daruquthni. dari Jabir, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda :
المؤمن يألف ويؤلف, ولا خير فيمن لايألف, ولا يؤلف, وخيرالناس انفعهم للناس
Yang artinya adalah : Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.
Sahabat/i...
Dalam arti dari hadits diatas ternyata tidak hanya mengarahkan kita kepada ranah berbuat baik kepada sesama, namun terdapat juga motivasi yang sangat luar biasa, yakni memberikan ganjaran kebaikan pula kepada orang yang bersikap ramah atau berbuat baik. Dan selanjutnya hadits ini memberikan makna bahwa tolong menolong dalam hal kebaikan merupakan hal yang sangat dianjurkan.
Dengan demikian berdasarkan tema dan kedua hadits diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa peristiwa dan venomena alam yang akhir-akhir ini melanda sebagian daerah dari bangsa kita merupakan teguran alamiah kepada sebagian daripada kita, terkhusus bagi kita yang sedang belajar mengabdi untuk agama, bangsa, negara dan khusunya kepada masyarakat.
Sahabat/i...
Ayo bangkitkan kembali manhajul fikrmu dan aplikasikan kedalam manhajul harokahmu.
Dengan demikian, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin
Sahabat/i..
Sekian curahan hati dibalik peristiwa dan beberapa venomena alam ini. lebih kurangnya mohon maaf dan mohon kritik serta sarannya dan terima kasih untuk semua.
Wallaahu A’lam Bisshoab...
Wallaahul Muwaffiq Ilaa Aqwamithoriq
Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.

Ditulis Oleh : Sahabat Wahid Kholiq Hamzah Tkella
Asal Komisarriat : PK PMII INAIS BOGOR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEORGANISASIAN DAN SEJARAH PMII

ASWAJA DALAM RUANG LINGKUP PMII